Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta
Hashtag Sudah Ada di Zaman Prasejarah, Simbol Berusia 40 Ribu Tahun

hitekno.com - Kita dapat menerima begitu saja bahwa sistem penulisan paling awal ditemukan oleh bangsa Sumeria pada sekitar 3.400 SM. Namun simbol berusia 40 ribu tahun, bisa menjadi bahasa tertulis awal di dunia.

Seorang peneliti sekaligus ahli paleoantropologi, Genevieve von Petzinger, menjelaskan bahwa simbol kuno tersebar pada 52 gua di seluruh dunia.

Itu termasuk hashtag paling awal diketahui yang hampir sama dengan emoji universal yang kita kenal saat ini.

Penelitian tentang simbol yang diukir di dinding gua di seluruh dunia termasuk penniform (bentuk bulu), claviforms (bentuk kunci), dan simbol tangan sangat menarik untuk diungkap lebih dalam.

Ilmuwan masih belum bisa menjelaskan apa arti tulisan kuno tersebut. Namun yang pasti, bangsa prasejarah ternyata memiliki simbol kuno untuk bahasa tertulis mereka.

Itu berarti terdapat selisih waktu puluhan ribu tahun, sebelum bangsa Sumeria menciptakan tulisan yang dapat dimengerti.

Dia menghabiskan waktu bertahun-tahun membuat katalog simbol di Eropa dan beberapa negara lain.

Ia telah mengunjungi 52 gua kuno yang tersebar di banyak negara.

Peneliti itu menemukan simbol berbentuk titik-titik, garis, segitiga, bujur sangkar, dan zig-zag hingga bentuk yang lebih kompleks seperti bentuk tangga, stensil tangan, hingga bentuk bulu.

''Selama puluhan ribu tahun, nenek moyang kita tampaknya secara konsisten dengan simbol yang mereka gunakan, '' kata von Petzinger dikutip dari Open Cultural.

Peneliti melihat sistem tersebut sebagai akumulasi dari migrasi manusia modern dari Afrika ke Eropa.

Simbol yang telah berusia puluhan ribu tahun itu diketahui tersebar di benda-benda kuno.

Mereka tidak hanya ditemukan di gua-gua, tetapi juga terukir di gigi rusa yang dirangkai dalam kalung kuno.

Peneliti memprediksi bahwa simbol berusia 40 ribu tahun (termasuk hashtag) adalah ekpresi pemikiran simbolis yang muncul dari tradisi tertentu pada suku kuno.