Agung Pratnyawan | Rezza Dwi Rachmanta
Lenyap 4.000 Tahun Lalu, Kota Hilang Ini Kembali Ditemukan

hitekno.com - Sebuah kota hilang dan kuno telah ditemukan di Kurdistan Irak, tempat dimana dulunya merupakan peradaban yang makmur. Kota tersebut diperkirakan sangat kaya dan terletak di sebelah kekaisaran Mesopotamia, Akkadia, 4.000 tahun lalu.

Penemuan sebuah kota hilang mengejutkan para peneliti dan arkeolog asal Perancis, meskipun mereka telah ada di sana sejak 2012.

Mereka sebelumnya tidak berharap menemukan sisa-sisa sebuah kota yang berasal dari milenium ketiga Sebelum Masehi (SM).

Penelitian ini telah diterbitkan di jurnal National Center for Scientific Research (CNRS) Perancis pada hari Kamis (19/03/2019).

''Kami sama sekali tidak mengharapkan untuk menemukan kota di sini, '' kata Christine Kepinski, salah satu arkeolog yang tergabung dalam penelitian.

Kini, peneliti mengungkapkan sebuah rahasia pada orang-orang yang hidup sekitar 2200 SM.

Kota Kunara diprediksi sebagai kota pinggiran yang terletak di sebelah Mesopotamian. Namun tak seperti kota pinggiran lainnya, kota ini justru diprediksi sebagai kota yang kaya dan rakyatnya makmur.

Terletak di dasar Pegunungan Zagros, lima lokasi penggalian di situs Kunara mengungkapkan hal-hal yang menakjubkan.

Peneliti menemukan sebuah fondasi batu besar yang membentang puluhan meter. Mereka juga menemukan bukti peternakan besar, irigasi, dan sistem pertanian yang baik dari reruntuhan bangunan.

Sayangnya para peneliti masih belum bisa menyebutkan nama kota hilang di situs Kunara tersebut.

Namun yang jelas, mereka memiliki ekonomi yang jaya mengingat keberadaan mereka yang strategis.

''Kota ini pastilah cukup makmur. Itu karena batu langka seperti obsidian (dan carnelian, batu permata semi mulia) digunakan untuk menghasilkan alat yang tidak biasa. Kota ini kemungkinan besar mengambil keuntungan dari lokasinya yang strategis di perbatasan antara kerajaan Iran di timur dan kerajaan Mesopotamia di barat dan selatan,'' kata Kepinski dikutip dari IFLScience.

Kedua binatang tersebut biasanya merupakan hadiah pada tradisi berburu kerajaan dan hewan peliharaan khusus bangsawan.

Penelitian masih berjalan dan para peneliti akan menggali lebih dalam mengenai kota hilang ini, kemungkinan kita bisa mengetahui bangsa apa yang pernah hidup di kota tersebut.