Agung Pratnyawan
Benarkah Virus Corona Buatan Manusia di Lab? Ini Hasil Penelitiannya

hitekno.com - Virus corona baru alias COVID-19 menjadi sorotan publik, karena penyebarannya masih membahayakan. Tak kecuali adanya teori konspirasi yang ikut merebak terkait virus ini.

Salah satu teori konspirasi yang beredar, mengklaim kalau virus corona tidak berasa dari alam. Melainkan hasil rekayasa manusia di sebuah laboratorium.

Namun sebelum teori virus corona buatan manusia ini dianggap benar oleh masyarakat, para peneliti langsung membantahnya.

Sekelompok peneliti dari Scripps Research, Amerika Serikat telah menganalisa data genom dari virus corona yang sudah tersedia untuk publik dan mereka tidak menemukan bukti bahwa ia dibuat di laboratorium oleh pihak tertentu.

Artinya, hasil dari riset ini mengindikasikan bahwa Sars-Cov-2 memang merupakan virus yang terbentuk dari evolusi alamiah.

Sebelum sampai pada kesimpulan tersebut, para peneliti menganalisis protein yang berada di bagian luar virus yang digunakan untuk memasuki sel manusia.

Hasilnya, terungkap bahwa protein itu sangat efektif untuk mengikat sel manusia sehingga sangat memungkinkan bahwa corona terbentuk dari hasil seleksi alam.

Struktur molekular keseluruhan virus corona juga mengindikasikan bahwa ia muncul dari alam, bukan dibuat oleh manusia. Mereka berpendapat, virus ini kemungkinan besar berasal dari hewan yang melompat ke manusia.

Para peneliti berpendapat, temuan ini sangat penting untuk membantah hoaks virus corona yang banyak beredar di dunia maya.

Itulah bantahan para peneliti pada teori konspirasi yang mengklaim virus corona buatan manusia di sebuah laboratorium. (Suara.com/ Tivan Rahmat).

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.