hitekno.com - Sekilas, Bulan memang nampak seperti objek mati yang mengambang di angkasa. Namun, Bulan rupanya cukup aktif bergerak. Terbaru, ilmuwan baru saja mendeteksi aktivitas tektonik di Bulan. Bagaimana kondisinya?
Aktivitas tektonik yang terdeteksi ini tepat berada di sisi dekat Bulan dan diprediksi masih berlangsung hingga saat artikel ini dibuat.
Menurut ahli geologi planet, Peter Schultz dari Brown University, adanya aktivitas tektonik di Bulan ini langsung saja mematahkan teori bahwa Bulan telah lama mati.
Mengutip Science Alert, seismometer yang ditempatkan di permukaan Bulan oleh astronot Apollo belum lama ini mendeteksi aktivitas tektonik di Bulan yang cenderung lemah dan berada jauh dari permukaan.
Gempa Bulan purnama sendiri pada dasarnya terjadi akibat gravitasi dengan Bumi yang lalu memberikan tekanan yang banyak pada Bulan.
Penyebab lain dari terjadinya aktivitas tektonik di Bulan adalah karena ukuran Bulan yang terus menyusut akibat terus mendingin setelah 4,5 miliar tahun lalu.
Banyak analisa terkait aktivitas tektonik yang terjadi di Bulan ini. Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa aktivitas tektonik ini terkait dengan retakan kuno yang pernah ditemukan pada tahun 2014 lalu.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan yang tepat mengenai aktivitas tektonik yang terjadi di Bulan. Pasalnya, Peter Schultz menjelaskan bahwa Bulan menyimpan banyak rahasia yang terkait dengan banyak hal yang terjadi di masa lalu hingga hari ini.
Berita Terkini
-
7 Fenomena Langit Agustus 2026, Hujan Meteor hingga Gerhana Matahari
-
Indonesia Terancam Kehilangan Pengetahuan yang Selama Ratusan Tahun Menjaga Alam
-
Bukan Sekadar Hiburan, Ternyata Film Horor Bisa Latih Mental Hadapi Stres
-
Ilmuwan Temukan Topeng dan Cangkir Berusia 5.000 Tahun, Terbuat dari Tulang Manusia
-
BMKG Ungkap Biang Kerok Cuaca Panas, Musim Pancaroba dan Posisi Matahari Jadi Alasan