Hitekno.com - Media sosial Facebook kembali membuat netizen geger gara-gara seorang pengguna memposting sebuah pernikahan di kuburan. Akun bernama Chadra Erlangga memposting video acara dangdut dan tiga gambar mengenai resepsi pernikahan dikuburan.
Dengan menggunakan caption ''resepsi pernikahan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Gimana komentarmu lur?'' berhasil disukai oleh ratusan pengguna.
Selain itu, postingan ini berhasil memperoleh lebih dari 700 komentar dan dibagikan lebih dari 6.100 orang.
Komentar netizen melihat resepsi pernikahan di kuburan sangat beragam. Sebagian netizen merasa lucu dengan adanya pernikahan di kuburan ini.
Sementara yang lain memakluminya karena keterbatasan tempat. Namun banyak juga yang mengutuknya karena menginjak-injak makam merupakan hal yang tak etis.
Selain itu mereka juga berpendapat bahwa menginjak atau duduk di makam merupakan hal yang dilarang oleh agama.
Seperti yang terlihat dalam foto, masih ada beberapa orang yang sengaja duduk di atas makam.
Berikut komentar para netizen:
1. Kasihan Pocongnya nanti jatuh pas lagi joget.
Baca Juga:
Netizen Curhat, Kambing Nge-troll Mengerjai Manusia
2. Habis ijab kabul langsung ingat mati. Mantap bener!
3. Netizen yang bijak, kayaknya lulusan filsafat juga ini orang.
4. Siapa tahu mereka ikut menyumbang lagu (plus amplop).
5. Banyak netizen bijak di tahun 2018.
6. Netizen yang pro juga ikut memberikan alasan.
7. Kirain mau melarang semuanya. Eh malah acara dangdutnya aja yang dilarang. Sekalian dikasih ceramah di depan kuburan pak?
8. Iya bu, sabar ya bu.
Jika kamu tertarik dengan artikel ini, kamu bisa membagikan artikel pernikahan di kuburan ke teman-teman kamu.
Berita Terkait
Berita Terkini
-
6 Trik Packing Cerdas untuk Mudik Naik Pesawat agar Barang Tidak Over Bagasi
-
3 Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia 2026: Era Baru AI-Powered Marketing
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data