hitekno.com - Belum lama ini, sebuah video saat seorang ibu yang sudah dua minggu terkubur lumpur di Petobo, Palu menjadi viral di Instagram. Dalam video tersebut, saat seluruh tubuhnya dipenuhi lumpur pekat, ia masih sempat menanyakan keberadaan anaknya
Bencana gempa dan tsunami yang terjadi di Palu dan Donggala ternyata juga mendatangkan fenomena likuifaksi yang terjadi di Petobo, Palu.
Likuifaksi merupakan fenomena saat tanah berubah menjadi lumpur dan kehilangan kekuatan. Proses yang membuat kekuatan tanah menurun ini diakibatkan oleh getaran gempa dan guncangan yang terjadi.
Video yang viral ini diunggah oleh akun @newstijen pada Selasa (16/10/2018) lalu. Dalam caption-nya, terungkap bahwa si ibu ini sudah dua minggu berada dalam lumpur Petobo,Palu. Saat berhasil diselamatkan dengan kondisi patah tulang kaki, ia langsung bertanya mengenai anaknya pada relawan yang bertugas.
Menurut keterangan foto, sebelum viral di Instagram, video ini pertama kali diunggah oleh relawan Kota Palu yang berada di grup Facebook.
Dalam video, si ibu yang berlumuran lumpur di sekujur tubuhnya dan pergelangan kaki yang berdarah karena patah terlihat terbaring lemas sambil sesekali merintih kesakitan.
''Sabar sabar..'' ucap salah satu relawan sambil merekam video tersebut.
''Mana anakku, mana anakku..'' ungkapnya seraya menangis sedih.
Seorang relawan yang sepertinya sedang menemani dirinya sambil menunggu tim medis datang terlihat mencoba menenangkannya beberapa kali.
Sesaat setelah diunggah di Instagram @newstijen, unggahan ini langsung dibanjiri komentar para netizen yang ikut sedih dengan perjuangan ibu ini yang sudah terkubur selama dua minggu.
''Begitu besar kasih sayang seorang ibu kepada anak, mamakeee'' komentar pemilik akun dengan nama @ahhmdrifai.
''yaallah mesakke nde. dalam keadaan ko ngono isih mikirke anake'' tulis @ranyikaandr.
Sejak diunggah, video yang viral di Instagram mengenai ibu yang selama dua minggu terkubur lumpur Petobo, Palu ini sudah mendapat 2.877 likes dan 106 komentar.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia