Hitekno.com - Meski begitu populer, ada yang memutuskan untuk meninggalkan platform media sosial Instagram. Lalu bagimana cara menghapus akun Instagram secara permanen untuk yang ingin meninggalan platform ini?
Salah satu penyebab orang meninggalkan Instagram karena dianggap bisa membuat stres dan jika tidak dikontrol akan membuat penggunanya kecanduan.
Karena itu mereka yang sudah sempat bergabung, berusaha meninggalkan Instagram dan cari tahu cara menghapus akun Instagram secara permanen.
Namun ada pula yang hanya ingin hapus akun Instagram mereka untuk sementara saja, atau menonaktifkan.
Jika pengguna memutuskan berhenti menggunakan Instagram, Anda dapat menghapus akun secara permanen atau terdapat pula opsi untuk menonaktifkannya sementara waktu.
Dilansir dari TechRadar, berikut cara menghapus akun Instagram secara permanen atau menonaktifkannya:
1. Menghapus secara permanen
Pengguna harus memastikan kembali jika benar-benar ingin menghapus akun Instagram secara permanen.
Pengguna tidak akan bisa kembali ke akun tersebut setelah dihapus. Foto, video, ataupun jumlah pengikut tidak akan bisa dipulihkan kembali.
Untuk menghapus Instagram secara permanen dapat diakses melalui tautan https://www.instagram.com/accounts/remove/request/permanent/ dan memilih alasan mengapa pengguna ingin menghapus akun secara permanen.
Baca Juga:
Banyak Selebriti Termakan Hoaks Aturan Baru Instagram, Termasuk Agnez Mo
Setelahnya akan ada tombol Delete untuk menghapus akun Instagram secara permanen.
2. Menonaktifkan akun Instagram sementara
Jika menonaktifkan akun Instagram, orang lain juga tidak akan bisa menemukan akun pengguna. Namun, pengguna dapat mengaktifkan kembali akun tersebut.
Pengguna harus mengakses ke versi peramban Instagram. Buka browser dan masuk dengan tautan https://instagram.com/ untuk login ke akun pengguna.
Pilih "Edit Profile" > pilih menu "Nonaktifkan sementara akun saya". Setelahnya, pengguna tetap harus memberi alasan mengapa ingin menonaktifkan akun.
Itulah cara menghapus akun Instagram secara permanen maupun sementara. (Suara.com/ Lintang Siltya Utami).
Berita Terkait
Berita Terkini
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026