Hitekno.com - Ketika Indonesia sedang dilanda hujan lebat hingga membuat sejumlah kawasan banjir, Australia malah dilanda kebakaran hutan parah.
Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran hutan di Australia ini disebut-sebut sebagai yang terparah dilanda benua tersebut.
Saking parahnya, kebakaran hutan ini telah menewaskan 480 juta hewan di Australia sejak September 2019 yang lalu.
Melihat parahnya kebakaran hutan ini, netizen pun ramai-ramai mencuitkan duka mereka melalui hashtag #PrayForAustralia.
Hashtag #PrayForAustralia sendiri nampak memuncaki trending topik Twitter Indonesia sejak Minggu (5/1/2020) siang hari.
Bukan cuma netizen Indonesia yang cuitkan ini, namun juga netizen internasional. Lebih dari 555 ribu cuitan netizen memakai hashtag ini.
Banyak di antaranya yang mengunggah foto-foto menyedihkan kondisi Australia yang sedang dilanda kebakaran hutan ini.
Termasuk foto beberapa hewan liar seperti kanguru dan koala yang menjadi korban kebakaran hutan Australia yang makin parah ini.
Tak heran saking ramainya hashtag #PrayForAustralia hingga memuncaki trending topik Twitter Indonesia hari ini.
"Stay strong, stay together, keep fighting. The whole World is with you. Thank you to all the brave fire fighters and volunteers.. Please be safe. We all #PrayForAustralia [Tetap kuat, tetap bersama, terus berjuang. Seluruh Dunia bersamamu. Terima kasih untuk semua petugas pemadam kebakaran dan sukarelawan yang berani .. Harap aman. Kita semua #PrayForAustralia]" tulis @TiLoe1508.
Baca Juga:
Kebakaran Hutan di Australia Berefek Parah, 480 Juta Hewan Ditemukan Mati
"Turut berdukacita atas kejadian yang menimpa Australia, semoga Tuhan memberikan jalan terbaik untuk masalah ini. #PrayForAustralia" tulis @YelexSiahaan69.
Itulah kebakaran hutan Australia yang membuat sedih netizen hingga #PrayForAustralia memuncaki trending topik Twitter Indonesia.
Berita Terkait
Berita Terkini
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026