Hitekno.com - Selain menerapkan social distancing, kita juga perlu menghindari bersentuhan dengan benda yang juga banyak disentuh banyak orang, seperti gagang pintu sebagi upaya pencegahan virus corona.
Demi menerapkan hal ini, beberapa minimarket di Indonesia pun sudah menuliskan imbauan di pintu depan mereka.
Salah satunya adalah potret minimarket yang diunggah oleh akun @Helisrosa di Twitter dan menjadi viral. Di sana, terlihat tulisan "Hindari Corona, Buka Pintu Pakai Siku" yang ditempel di pintu kaca.
Meski begitu, foto imbauan di minimarket itu bukanlah satu-satunya. Di foto kedua, netizen dapat melihat foto pintu yang sudah rusak hingga kacanya pecah bertebaran.
"Pakai siku ya, bukan disleding," tulis akun @Helisrosa sebagai caption.
Sontak, beberapa netizen pun meninggalkan komentar kocak seputar pintu minimarket yang hancur karena didorong menggunakan siku.
Meski begitu, ada juga yang menulis jika foto itu sebenarnya diambil di dua Indomaret berbeda.
"Itu mah beda lokasi, beda kejadian..."
"Gue banget njir buka pintu minimarket gue tendang. Untung aja nggak pecah kayak gini, auto ganti rugi."
"Gua berasumsi yang dateng ke Indomaret itu Hulk."
Baca Juga:
Main ke Mall Hingga Curi Hand Sanitizer, Selebgram Ini Dikecam Netizen
"Buka pintunya pinjam siku gajah kali," imbuh yang lain.
Sejak dibagikan, cuitan itu sendiri sudah mendapatkan lebih dari 32.000 likes. Sementara, si pengunggah juga menulis jika foto tersebut tidak diunggah dengan maksud serius namun hanya untuk bercanda di tengah situasi saat ini.(Guideku.com/ Amertiya Saraswati)
Berita Terkait
Berita Terkini
-
3 Digital Marketing Agency Terbaik Indonesia 2026: Era Baru AI-Powered Marketing
-
Kolaborasi Manusia dan Mesin, Local Media Community Gelar Workshop Google AI
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Picu Polemik, Publik Soroti Risiko Kebocoran Data Pribadi
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru