Rabu, 01 Desember 2021
Agung Pratnyawan : Selasa, 14 April 2020 | 08:00 WIB

Hitekno.com - Berdar pesan berantai yang mengklaim pemerintah akan menggratiskan akses internet karena adanya pandemi virus corona. Pesan ini beredar dengan disertai link yang mengarahkan ke sebuah situs.

Berikut ini isi pesan berantai yang mengklaim akses internet gratis dari pemerintah tersebut:

"Bersama Lawan COVID-19. Pesan peemrintah tetap di rumah & jaga jarak. Sebagai insentif, pemerintah akan gratiskan akses internet. Baca selengkapnya di http://www[dot]internet[dot]gratis[dot]pemerintah[dot]go[dot]id[dot]beritad[ot]rcti[dot]asia/daftar/," demikian isi pesan tersebut.

Namun, apakah isi pesan itu dapat dipercaya? Benarkah pemerintah menggratiskan akses internet karena corona?

PENJELASAN

Berdasarkan cek fakta dan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, dapat dipastikan bahwa pesan yang tersebar via Whatsapp itu berisi kabar hoaks.

Pasalnya, Direktur Jenderal Pos dan Penyelenggaraan Informatika (PPI) Kominfo Ahmad Ramli telah menegaskan bahwa pesan itu hanyalah hoaks semata.

Pesan berantai hoaks internet gratis (Turnbackhoax.id).

"Jangan percaya dengan viral karena ini karena itu hoaks," katanya seperti dikutip dari Turn Back Hoax.

Ia juga mengatakan, bisa jadi pesan itu adalah salah satu modus penipuan yang sengaja disebar untuk menggiring orang supaya mengakses tautan.

Ramli pun berpesan, jika menemukan hal semacam itu agar melaporkan ke Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

Pesan tersebut diduda dibuat oleh para peretas supaya bisa membobol data pengguna internet yang berhasil masuk ke tautan yang mereka buat.

KESIMPULAN

Dari penjelasan di atas maka dapat dipastikan bahwa tidak benar jika pemerintah memberikan akses internet gratis karena adanya virus corona. Pesan berantai itu memuat informasi yang salah dan justru beresiko.

Itulah hasil cek fakta yang pesan berantai mengklaim ada akses internet gratis dari pemerintah karena pademi virus corona yang ternyata tidak benar. (Suara.com/ Ruhaeni Intan).

BACA SELANJUTNYA

CEK FAKTA: Benarkah Jalan Tikus Ini Macet Penuh Pemotor Mudik Lebaran?