Selasa, 29 September 2020
Dinar Surya Oktarini : Kamis, 25 Juni 2020 | 12:31 WIB

Hitekno.com - Saat mengemas barang pecah belah atau yang rawan pecah, biasanya penjual mengemasnya dengan bubble wrap agar aman. Bubble wrap merupakan bahan pengemas dan pelindung yang terdiri dari gelembung-gelembung udara kecil, yang dirancang untuk melindungi barang dari benturan. 

Biasanya penjual menggunakan bubble wrap berlapis agar barang aman dan tak pecah saat pengiriman. 

Belakangan, beredar penampakan penggunaan benda lain yang tak terduga sebagai pengganti bubble wrap untuk melindungi barang. Dibagikan akun Twitter @PenjahatGunung pada 21 Juni, pemilik akun mengunggah beberapa gambar yang memperlihatkan benda seperti bola.

Tetapi jika dilihat dengan teliti, itu merupakan potongan sabut kelapa yang dijadikan satu dan direkatkan menggunakan solasi. Tak disangka, ketika dibuka terlihat benda yang tampak seperti blok piston di dalam sabut kepala tersebut.

"Beli online: Packing bubble wrap (tanda silang). Packing sabut kelapa (tanda centang)," tulis pemilik akun @PenjahatGunung dalam kolom keterangan.

Unggahan itu pun menarik perhatian warganet karena dianggap unik dan anti mainstream. Alih-alih menggunakan bubble wrap yang terbuat dari plastik, penggunaan sabut kepala sebagai pengaman barang ini dianggap lebih ramah lingkungan.

Postingan warganet belanja online mendapati pengganti bubble wrap dengan barang tak terduga. [Twitter]

"Ide bagus buat mengurangi sampah plastik," tulis akun @isfauz_.

"Ramah lingkungan," tambah @Jipangzzz.

"Ini lebih aman dari benturan kayaknya," komentar @Nathaalhakim.

"Bubble wrap dengan kearifan lokal. Tapi jangan dikasih ke emak, ntar malah dimasak itu isinya," cuit @hayy_bimm.

"Pengurangan penggunaan plastik," ungkap @m_burhanur.

Unggahan bahan anti mainstream peganti bubble wrap ini lantas viral di Twitter dan mendapatkan lebih dai 335 retweets dan 630 likes. (Suara.com/Lintang Siltya Utami)