hitekno.com - Telur ayam merupakan salah satu bahan makanan yang cukup penting di dapur. Sebuah video mengenai telur ayam dan "makhluk" yang mengeluarkannya ini bikin netizen salfok.
Tak hanya salfok dan mengernyitkan dahi, rupanya video tersebut juga membuat netizen ngakak.
Pengguna TikTok bernama @ian.elias.cartagena membagikan postingan mengenai penampakan yang mirip bagian tubuh belakang ayam.
Telur ayam sendiri diketahui keluar melalui saluran yang sama dengan saluran pembuangan kotoran. Dikutip dari Wikipedia, telur mempunyai kandungan gizi yang cukup lengkap, meliputi karbohidrat, protein dan delapan macam asam amino sehingga berguna bagi tubuh.
"Mereka semua melihat itu," tulis @ian.elias.cartagena dalam bahasa Spanyol. Meski pemilik akun tersebut berasal dari Bolivia, namun entah bagaimana videonya masuk FYP dan dilihat oleh netizen Indonesia.
Meski begitu, beberapa netizen langsung mencurigai ketika bagian dubur "ayam" justru terlihat aneh.
Ketika video dalam posisi zoom out, rupanya itu bukanlah seekor ayam melainkan aksi pria sedang "cosplay". Wajahnya diberi beberapa bulu sehingga mirip ayam sementara mulutnya berperan sebagai "dubur".
"Betul kata ibuk, jangan main HP sambil makan," canda @EkoSaputra.
"Aku kira tadi ayam, tapi setelah aku perhatikan telur dan bentuk lubangnya sangat aneh (emoticon terkejut)," komentar @wait.thats.not.right.
"Gue mikirnya nih pantat ayam kayak bibir eh beneran bibir (emoticon tertawa)," kata @wiwi010699.
"Yuck, mungkin dia kreatif tapi menurutku ini menjijikkan," pendapat @missmariss100.
Untuk melihat video viral mengenai "makhluk" yang dikira ayam oleh netizen, kalian bisa mengunjungi postingan asli melalui link ini.
Berita Terkini
-
Website Baru Susah Nangkring di Google? Ternyata Ini Rahasia yang Dipakai Banyak Blogger
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia