Kamis, 29 September 2022
Rezza Dwi Rachmanta : Sabtu, 19 Februari 2022 | 18:29 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Kopi termasuk salah satu komoditas yang menguntungkan baik di masa modern atau era lawas. Foto jadul yang menampakkan pria dengan beberapa biji kopi di depannya ini sukses menarik perhatian netizen.

Pengguna Facebook dengan akun bernama Dedy Purwandi Eko Pramono membagikan postingan melalui forum Indonesia Tempoe Doeloe.

"Buruh pemisah biji kopi dari kulitnya, Priangan, 1920," tulis Dedy Purwandi Eko Pramono pada caption-nya. Pengguna Facebook tersebut sebenarnya mengunggah ulang arsip online koleksi KITLV.

Banyak foto lawas puluhan tahun lalu koleksi KITLV yang tersimpan di situs Leiden University Libraries. Foto mengenai orang-orang dengan biji kopi di dekatnya tersebut diperkirakan direkam pada kisaran 1900 hingga 1930.

Deskripsi foto pada arsip online mengungkap bahwa orang-orang itu sedang memisahkan biji kopi. Ada kemungkinan mereka juga memeriksa kualitas biji kopi dengan mulutnya.

Foto pemisahan kopi di era jadul ini menarik perhatian netizen. (KITLV via Facebook/ Indonesia Tempoe Doeloe)

Masih belum diketahui apakah para pria di dalam foto terhitung para pekerja atau orang-orang berada pada masa itu. Para pria dengan blangkon di kepala tersebut terlihat mengitari tumpukan biji kopi yang berada di atas anyaman bambu.

Beberapa di antara mereka memasukkan biji kopi langsung ke dalam mulut. Situs Leiden University Libraries menyimpan banyak foto mengenai pengolahan kopi di masa kolonial Belanda. Foto lawas menampakkan industri kopi pada banyak daerah di Jawa dan Sumatera.

Postingan mengenai pria pemisah biji kopi ini berhasil viral setelah dibagikan puluhan kali oleh netizen. Sebagian netizen turut memuji etos kerja dan kekokohan gigi dari masyarakat tempo dulu. Foto jadul tersebut memancing beragam komentar dari netizen.

"Modern di zamannya. Mereka memanfaatkan kekuatan rahang ciptaan Tuhan," tulis Ubaidillah.

Pengolahan biji kopi di pantai timur Sumatera tahun 1900-an. (Leiden University Libraries)

"Gigi tetua kita dahulu memang kokoh dan handal. Buah kopinya gede-gede juga ya. Waktu SD, saya masih ingat sering ngantongin kopi dan ngemut bijinya seperti permen kambium. Bijinya tebal dan rasanya manis," kata U**an T**ib.

"Kok kalau dilihat dari bajunya mereka mirip kalangan berada atau priyayi ya," pendapat @Su**moT**us.

"Mungkin ini awal mula ide kopi Luwak. Tapi berhubung Luwak nggak mau 'ngelepeh' biji kopi yang sudah terkelupas, jadi ditunggu keluar lewat belakang," canda Sri Pra**yau**mi.

"Gigi orang dulu kuat-kuat, mantap mbah," puji R**iah. Itulah tadi foto jadul "pemisahan kopi" di era lawas, bagaimana pendapat kalian?

BACA SELANJUTNYA

Viral Joko Kendil Jalan Kaki Cepat Lintasi Provinsi, Ngaku Naik Macan Putih