hitekno.com - Mobil buatan Eropa pernah menguasai Indonesia pada puluhan tahun lalu. Sebuah foto jadul mengenai Soeharto saat menyerahkan mobil patroli kepada Kapolri ini sukses menarik perhatian netizen.
Akun Facebook Perpustakaan Nasional RI membagikan foto Presiden kedua Indonesia ketika memeriksa salah satu mobil VW. Soeharto nampak serius memeriksa bagian dalam mobil sedan Volkswagen atau VW tersebut.
"Presiden Soeharto menyerahkan 60 buah mobil patroli polisi yang diterimakan kepada Kapolri tahun 1976. Mobil patroli tersebut terdiri dari 30 buah mobil sedan VW yang diperuntukan untuk Jakarta, dan 30 lainnya berupa truk mini untuk Komdak (sekarang Polda)," tulis akun pada caption-nya.
Foto tersebut pernah dimuat di salah satu surat kabar pada Agustus 1976. Itu sebagai bagian arsip Koleksi Layanan Surat Kabar Langka Perpustakaan Nasional RI (Skala Team).
Perlu diketahui, mobil VW kodok dan VW camat pernah populer pada puluhan tahun lalu. VW Safari atau VW camat pernah menjadi salah satu "kendaraan legend" di Tanah Air.
Beberapa mobil VW yang pernah masuk di Indonesia termasuk Passat, Beetle, Kombi, Microbus, Delivery Van, dan Mitra Chassis dan Cowl.
Perlu diketahui, Volkswagen Beetle atau Volkswagen Tipe 1 sering disebut sebagai VW kodok di Tanah Air. Kendaraan memiliki sebutan "Bug" di Amerika Serikat.
Postingan foto lawas mengenai momen Soeharto saat menyerahkan dan memeriksa mobil VW kodok ini memancing beragam komentar dari netizen.
"Dulu kakekku mekanik di Polda Semanggi, mobil VW konon katanya nggak lama langsung diganti," komentar Ri**qy.
"Mobil VW kodok penuh memori indah," kenang A** Pe**iun.
"Lazimnya inspeksi, mobil VW langsung diperiksa: loh mesinnya mana," canda An*on**s To**y.
"Era mobil patrolinya Corolla DX tuh kencang-kencang," pendapat R**i Kri**and*. Itulah tadi foto jadul Soeharto dengan mobil VW tahun 1970-an yang menarik perhatian netizen, bagaimana pendapat kalian?
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih