hitekno.com - JD.ID resmi mengumumkan bahwa mereka akan menutup platform e-commerce milik perusahaan dalam waktu dekat. Kabar penurunan kinerja serta memburuknya keuangan JD.com sudah tercium pada kuartal keempat 2022.
Pendiri JD.com, Richard Liu, pernah memarahi para petinggi perusahaan ketika mereka sedang melakukan presentasi dan rapat internal.
Saham JD.com yang diperdagangkan di Nasdaq telah turun 12 persen pada tahun 2022. Liu memperingatkan bahwa JD.com akan menjadi Suning.com selanjutnya apabila eksekutif perusahaan tidak becus.
Perlu diketahui, Suning.com adalah perusahaan pembuat peralatan rumah tangga yang saat ini sedang menjalani proses restrukturisasi utang.
Tak lama setelah kabar tentang murkanya pendiri JD.com, perusahaan langsung mengambil keputusan strategis. Mereka kini menutup layanan e-commerce di Thailand dan Indonesia sebagai langkah efisiensi.
Meski tak lagi menjabat sebagai CEO, Richard Liu memegang kendali kuat atas perusahaan raksasa e-commerce miliknya.
Liu mengkritik para eksekutif perusahaan dan menggambarkan beberapa orang sebagai "pembohong" selama pertemuan konferensi video pada kuartal keempat 2022.
Kabar ini terungkap setelah seorang pegawai JD.com yang menghadiri pertemuan besar itu berbicara ke media.
"Liu mengatakan bahwa hanya ada sedikit VP di unit bisnis ritel yang berbicara jujur. Unit itu memiliki sekitar 40 VP, jadi Anda bisa membayangkan tekanan kepada mereka," kata sumber anonim dikutip dari SCMP.
Petinggi JD.com itu turut menyinggung rencana perombakan besar pada manajemen senior. Liu juga memarahi para petinggi perusahaan pada sebuah forum besar.
Berita Terkini
-
Kolaborasi AI Dataiku dan Palang Merah Singapura Atasi Krisis Bencana
-
Mengapa Kepercayaan Digital di Asia Pasifik Membutuhkan Sistem Terintegrasi
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media Melonjak 45,1 Persen Sepanjang 2025
-
Peran Penting Identitas Digital Dalam Sistem Akses Terintegrasi Di Asia
-
Mengenal Keunggulan Pippit AI, Sulap Rekaman Video Buram Jadi Jernih