Sabtu, 24 Februari 2024
Agung Pratnyawan : Sabtu, 25 Februari 2023 | 18:39 WIB

Aktifkan Notifikasimu

Jadilah yang pertama menerima update berita penting dan informasi menarik lainnya.

Hitekno.com - Gojek resmi mengumumkan telah menjalin kolaborasi dengan KAI Commuter yakni dengan menghadirkan GoTransit dalam mendukung mobilitas masyarakat dan wisatawan di Jateng-DIY. 

Kolaborasi Gojek dan KAI Commuter melalui GoTransit menjalin kerja sama operasional untuk mendorong kemudahan mobilitas masyarakat serta wisatawan di Solo dan Jogja..

Bertempat di Pura Mangkunegaran Kota Surakarta, peresmian yang dihadiri oleh manajemen Gojek dan KAI Commuter, Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN dan pemerintah daerah Jawa Tengah dan Surakarta, diharapkan dapat jadi momentum pendorong kemudahan mobilitas masyarakat serta akses pariwisata antara dua wilayah melalui layanan transportasi multimoda yang terintegrasi, nyaman dan efisien. 

Melalui ekspansi kerjasama Gojek dan KAI Commuter yang sebelumnya telah berjalan di Jabodetabek, kini masyarakat di lebih dari sembilan kota/kabupaten di Jateng-DIY lebih mudah mengakses dan membeli tiket transportasi publik cukup dengan satu aplikasi. 

Dengan fitur GoTransit dalam aplikasi Gojek, pengguna Commuterline Solo-Jogja dan Kereta Prambanan Ekspress (Jogja-Kutoarjo) berkesempatan mendapat berbagai kemudahan antara lain:

  • Pembelian tiket secara non-tunai dan tanpa ada deposit saldo
  • Pembelian hingga empat tiket tiket sekaligus dari satu aplikasi - berguna jika bepergian bersama
  • Transaksi yang tercatat di aplikasi, memudahkan untuk melakukan pemantauan pengeluaran
  • Ketersediaan moda transportasi penghubung (feeder) berupa layanan transportasi GoRide atau GoCar dalam satu aplikasi 

Lewat GoTransit, Gojek dan KAI Commuter Kolaborasi Dukung Mobilitas Masyarakat dan Wisatawan di Jateng-DIY. (Gojek)

Direktur Utama GoTo - Andre Soelistyo menyampaikan, "GoTransit menjadi salah satu produk ekosistem yang dapat mendukung pertumbuhan jangka panjang grup GoTo, khususnya dalam menarik konsumen baru yang mencari layanan mobilitas lengkap. Dengan misi GoTransit untuk mendukung kemudahan mobilitas masyarakat serta akses pariwisata, hal ini menjadi salah satu cerminan bagaimana produk ekosistem GoTo dapat terus relevan menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung program pemerintah dalam menyediakan sarana transportasi publik yang terintegrasi."

"Ekspansi GoTransit menjadi wujud pengembangan produk dan layanan berbasis ekosistem terintegrasi (ecosystem product growth) untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkesinambungan, di mana Grup GoTo tengah berupaya mempercepat target profitabilitas dengan EBITDA yang disesuaikan menjadi positif di kuartal 4 tahun 2023 ini," tambah Andre. 

Sebelumnya, kerja sama Gojek dengan KAI Commuter untuk memudahkan pembelian tiket melalui layanan GoTransit diterima dengan baik oleh masyarakat di Jabodetabek.

Beberapa bulan setelah peresmian kerja sama operasional di Juni 2022, GoTransit telah menjadi pilihan utama untuk penjualan tiket secara digital dengan pangsa pasar sebesar 74% pada September 2022. GoTransit juga mendorong penetrasi penggunaan tiket digital, sehingga penjualan tiket digital KCI meningkat 300% atau 3 kali lipat pada akhir tahun 2022. 

Direktur Utama KAI Commuter - Suryawan Putra Hia "Seiring transformasi digital yang berjalan di KAI Commuter, kami melihat perilaku pengguna commuter semakin menginginkan layanan yang mudah dan nyaman dalam menggunakan commuterline. Berkaca kesuksesan di Jabodetabek, KAI Commuter melanjutkan kerjasama dengan Gojek di Wilayah 6 Yogyakarta, untuk memudahkan pengguna Commuterline Solo-Jogja dan Prambanan Ekspress Jogja-Kutoarjo. Dengan adanya fitur GoTransit, kami harapkan masyarakat dan wisatawan di daerah Solo dan Yogyakarta untuk terus menggunakan transportasi publik khususnya kereta commuterline karena akan efisien dari segi waktu dengan terbebas dari kemacetan dan efisien dari segi biaya karena harga tiket yang lebih terjangkau. Dengan kolaborasi antara pelayanan commuterline dan layanan Gojek ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta untuk melakukan mobilitas ke tempat tujuannya."

Data KAI Commuter menunjukkan sepanjang tahun 2022, total jumlah pengguna Commuterline Solo-Jogja dan kereta lokal Prambanan Ekspres mencapai 4,4 juta penumpang. Data ini menunjukkan moda transportasi commuterline menjadi pilihan utama masyarakat maupun wisatawan dalam melakukan mobilitas. Tercatat volume pengguna harian tertinggi mencapai 28 ribu orang lebih pada Oktober 2022.

"Dengan berbagai kemudahan ini, diharapkan dapat mendorong minat masyarakat menggunakan transportasi publik kereta, terlebih dengan mobilitas masyarakat yang kembali normal.

Dalam acara yang sama, Sri Paduka Mangkoenagoro X yang merupakan Pengageng Pura Mangkunegaran dan juga Komisaris PT KAI (Persero) mengapresiasi serta memberi dukungan atas inovasi yang dihadirkan oleh KAI Commuter dan Gojek.

"Berawal dari Stasiun Solo Balapan dan Purwosari, Kereta Api Indonesia memiliki peran historis yang kuat dengan Mangkunegara. Sebagai bagian dari Kereta Api Indonesia, kami juga terus mendorong modernisasi layanan Kereta Api Indonesia agar dapat terus relevan dengan perkembangan zaman. Kami mendukung penuh inovasi digitalisasi pembelian tiket melalui GoTransit di aplikasi Gojek sebagai titik awal untuk mendorong modernisasi pariwisata Surakarta, mendukung misi Mangkunegara dalam mempromosikan budaya Jawa melalui pariwisata. Kami harapkan kedepannya, kerjasama Gojek dan KAI Commuter ini menjadi contoh baik kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat seperti kami yang dilibatkan dalam memperkuat pariwisata di dalam negeri yang sejalan dengan nilai-nilai budaya." ungkapnya.

Gubernur Jawa Tengah - Ganjar Pranowo dalam sambutannya turut menyampaikan pentingnya penguatan peran transportasi publik dalam mendorong eksplorasi potensi pariwisata di Jawa Tengah.

"Pada 2022, jumlah wisatawan yang datang ke Jawa Tengah sejumlah 11 juta, dan kami proyeksikan akan terus meningkat seiring tingkat mobilitas masyarakat yang kembali normal. Peran transportasi publik seperti Prambanan Ekspress dan Commuterline Solo-Jogja yang didukung inovasi GoTransit diharapkan menjadi andalan mobilitas wisatawan di Jawa Tengah yang beralih dari kendaraan pribadi. Dengan kemudahan masyarakat untuk berlibur lebih nyaman menggunakan transportasi publik, kerjasama Gojek dan KAI Commuter kami harapkan dapat mendorong kesempatan masyarakat untuk mengeksplor lebih banyak destinasi wisata di Jawa Tengah. Serta tidak lupa, inovasi ini turut mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sepanjang jalur Solo-Jogja." kata Ganjar Pranowo.

Wali Kota Surakarta - Gibran Rakabuming menjelaskan bahwa fokus Pemerintah Kota Surakarta kedepan ialah pengembangan transportasi publik yang turut berkontribusi pada kenyamanan wisatawan ketika berlibur di Solo.

"Sejalan dengan program Pemerintah Kota dalam mempercepat pembangunan beberapa destinasi wisata baru di kota Surakarta, pariwisata berbasis budaya menjadi salah satu fokus kami. Surakarta dan Yogyakarta adalah dua wilayah dengan hubungan kultural yang kuat dengan potensi ekonomi yang luas di aglomerasi Sola-Jogja, dan kami bangga transportasi publik dapat memainkan peran kuat dalam hubungan baik tersebut. Kami mengapresiasi kolaborasi Gojek dan KAI Commuter dalam mendorong hadirnya inovasi GoTransit untuk memudahkan mobilitas masyarakat dan wisatawan di Kota Surakarta dengan nyaman, mudah, dan tanpa macet." ungkap Gibran Rakabuming.

Untuk semakin mendukung minat masyarakat menggunakan layanan transportasi publik dan fitur GoTransit, mulai 27 Februari 2023 Gojek akan menyediakan penawaran khusus berupa kesempatan diskon 30% voucher layanan GoRide dari/ke stasiun-stasiun di wilayah Solo-Jogja.

Syaratnya, pelanggan cukup membeli dan bertransaksi tiket Commuterline melalui fitur GoTransit. Ketentuan lengkap dan periode penawaran khusus dapat dicek secara berkala pada menu Mission di aplikasi Gojek.

Masyarakat dan wisatawan yang ingin mengakses GoTransit untuk Commuterline Solo-Jogja dan Prambanan Ekspres Jogja-Kutoarjo, pastikan aplikasi Gojek telah di-update ke versi terbaru.

BACA SELANJUTNYA

Program Gojek Swadaya, Bantu Mitra Driver untuk Hemat Biaya Operasional