hitekno.com - Komite Urusan Luar Negeri DPR telah memajukan langkah yang akan memberi Presiden Joe Biden kekuatan untuk melarang TikTok dan aplikasi media sosial milik China lainnya. Pemerintahan Biden baru-baru ini memerintahkan karyawan federal untuk menghapus aplikasi tersebut.
Dilansir dari Russia Today, Komite yang dikendalikan Partai Republik memberikan suara 24-16 di sepanjang garis partai untuk meloloskan langkah tersebut, yang diusulkan oleh Perwakilan Texas Michael McCaul.
Berjudul 'Deterring America's Technological Adversaries Act (DATA Act)', undang-undang tersebut akan memungkinkan presiden untuk menjatuhkan sanksi pada TikTok dan pengembangnya, ByteDance, sambil melarang aplikasi dan aplikasi lain apa pun yang "tunduk pada pengaruh China."
RUU itu perlu disahkan oleh seluruh DPR dan Senat sebelum dapat menuju ke meja Biden dan berpotensi menjadi undang-undang.
Di antara mereka adalah Direktur FBI Christopher Wray, yang mengatakan kepada Kongres tahun lalu bahwa "pemerintah China dapat menggunakan [TikTok] untuk mengontrol pengumpulan data pada jutaan pengguna atau mengontrol algoritma rekomendasi, yang dapat digunakan untuk operasi pengaruh."
Baik TikTok dan pemerintah China menyangkal menggunakan aplikasi itu untuk pengawasan atau spionase, dengan Beijing menuduh pejabat AS menggunakan dalih keamanan nasional untuk membungkam perusahaan teknologi asing.
Pemerintahan Biden telah melarang karyawan federal menggunakan TikTok di perangkat pemerintah, dan pemerintah Kanada dan Komisi Eropa telah memberlakukan larangan serupa dalam beberapa bulan terakhir.
Mantan Presiden Donald Trump mempertimbangkan larangan nasional pada tahun 2020, tetapi proposalnya akhirnya diblokir oleh pengadilan dan dibatalkan oleh Biden pada tahun berikutnya.
Fokus baru-baru ini pada TikTok oleh pejabat dan anggota parlemen AS datang di tengah gelombang sentimen anti-China yang berkembang di Washington.
Di bidang legislatif, Biden menandatangani Undang-Undang CHIPS Agustus lalu, dalam upaya untuk meningkatkan produksi semikonduktor AS dan melawan dominasi industri China yang semakin meningkat.
Komite McCaul juga mengadakan sidang pada hari Selasa tentang memerangi "agresi" China, di mana para anggota mengeluarkan resolusi yang bertujuan untuk melucuti China dari status 'negara berkembang', sebutan yang membuatnya tunduk pada aturan yang lebih longgar di bawah perjanjian multilateral, terutama yang mengatur polusi dan perubahan iklim.
Berita Terkini
-
Registrasi SIM Berbasis Face Recognition Dinilai Berisiko, Pakar Ingatkan Ancaman Privasi dan Penyalahgunaan Data
-
5 Fakta BONDS, Perangkat Pemanas Tembakau dengan Inovasi Teknologi Baru
-
Keamanan Registrasi SIM dengan Face Recognition Masih Dipertanyakan Jelang 2026
-
Pengamat Ingatkan Risiko Face Recognition untuk Registrasi SIM, Operator Diminta Tak Simpan Data Wajah
-
Netflix Adaptasi Tiga Novel Dee Lestari menjadi Original Series